Pembelajaran via Facebook Group (Group FB)

Akhir tahun 2015 lalu, perusahaan riset pasar e-Marketer menampilkan sebuah laporan tentang pengguna Facebook yang mengakses melalui mobile phone di seluruh dunia. Menurut laporan tersebut, jumlah pengguna yang mengakses Facebook melalui mobile phone mencapai hampir satu miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan dari tahun lalu yang mencapai 860 juta pengguna di seluruh dunia.

Menariknya, Indonesia menjadi negara yang mengalami kenaikan penetrasi pengguna tertinggi dari sekian banyak negara yang mengakses Facebook melalui mobile phone. Indonesia memang masih berada di peringkat ketiga negara dengan jumlah pengguna Facebook terbanyak di dunia, di belakang Amerika Serikat dan India. Namun, negara kepulauan ini memiliki penetrasi pengguna Facebook via mobile phone tertinggi di dunia, yakni mencapai 88,1 persen di tahun 2014 dan akan naik menjadi 92,4 persen di tahun ini. (Laporan eMarketer bisa dilihat di sini)

Berdasarkan data tersebut Media social (Social Networking Sites/ SNS) Facebook (FB) adalah media sosial (medsos) yang paling popular di seluruh dunia. Tercatat media sosial ini dikunjungi lebih dari 900 juta pengunjung tiap bulannya. Di Amerika Serikat, Facebook adalah SNS yang paling popular di kalangan anak muda, pelajar dan mahasiswa. Sementara itu, Indonesia memiliki jumlah pengguna terbesar ke-4 di dunia. Dengan popularitas dan potensi ini, jejaring sosial (medsos) Facebook mulai banyak dipergunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Salah seorang dosen di Fakultas Bahasa Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Hartono, S.S., M.Pd. melakukan penelitian tentang Manfaat media sosial Facebook dalam pembelajaran khususnya pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian yang dilakukan dari tahun 2012/2013 dan dilanjutkan pada tahun 2013/2014 tersebut menyimpulkan laporan bahwa: (1) Penggunaan Facebook dalam pembelajaran dapat meningkatkan tingkat interaksi antara mahasiswa dan mahasiswa, serta antara mahasiswa dan dosen; (2) Penggunaan media ini juga menjadikan mahasiswa memiliki kesempatan lebih banyak untuk menggunakan bahasa target. Banyak mahasiswa yang biasanya diam saja saat proses  pembelajaran di kelas, ternyata bisa sangat aktif berpartisipasi dalam diskusi di Facebook yang dikelola dalam Facebook group; (3) Diskusi di Facebook group ini akan manjadikan mahasiswa terpapar (exposed) dengan bahasa target sehingga sesuai dengan teori input (input hypothesis) dari Krashen, pemerolehan bahasa (language acquisition) akan terjadi.

Sesuai dengan temuan penelitian di atas, ada satu media pembelajaran yang juga telah sering digunakan dan diterapkan di sekolah, yaitu Pembelajaran Terpadu berbasis Grup Facebook (Groups Facebook). Selain penelitian tersebut saat ini sudah banyak yang meneliti tentang pemanfaatan media sosial FB dalam pembelajaran, salah satunya bisa dicek di sini.

Secara teknis, Groups FB mirip dengan mailing list atau forum diskusi lain misalnya Google Groups atau YahooGroups. Bedanya, anggota sebuah Groups FB harus memiliki akun Facebook dan telah menjadi teman dari host atau pemilik Groups.

Dikutip dari Hari Wibawanto, ada beberapa fasilitas di dalam Groups FB, yakni:

  • Penulisan pesan, yakni fasilitas untuk menuliskan pesan-pesan pendek yang bisa digunakan sebagai sarana untuk menuliskan informasi tertentu kepada anggota grup. Informasi yang dituliskan akan diterima oleh seluruh anggota grup. Selain informasi berupa teks polos (plain text), dapat dibuat juga tautan ke alamat web, sehingga dapat digunakan untuk menginformasikan keberadaan dokumen atau file terkait pembelajaran yang ditempatkan pada situs tertentu. Dalam pembelajaran terpadu Pengantar Teknologi Informasi, fasilitas ini digunakan untuk memberitahukan adanya dokumen pembelajaran yang dipublikasikan pada satu blog, menawarkan dan mengumumkan penggantian jadwal kuliah, dan informasi-informasi terkait aktivitas pembelajaran lainnya.
  • Penambahan file, yakni fasilitas untuk menambahkan dan membagikan (to share) file kepada anggota grup. Ada tiga cara penambahan file, yakni: (a) Membuat atau menuliskan dokumen baru langsung pada kotak penulisan dokumen; (b). Mengunggah (upload) file dari komputer ke repositori dalam Facebook; (c). Membagikan file yang telah tersimpan dalam repositori Dropbox. Ketiga cara penambahan file tersebut dapat digunakan untuk membuat dan membagikan bahan ajar. Selain memberi fasilitas penyimpanan file dan membagikannya, FB memberikan fasilitas penghubung ke repositori dalam Dropbox, sehingga anggota grup dapat melihat dan mengunduh file yang disimpan dalam Dropbox.
  • Pengiriman foto atau video, yakni fasilitas untuk mengirimkan foto atau video kepada anggota grup.
  • Pembuatan acara, yakni fasilitas untuk membuat agenda acara dan mengumumkannya kepada seluruh anggota grup sehingga masing-masing anggota mendapatkan pemberitahuan dan pengingatan (reminder) akan adanya acara yang bisa mereka ikuti.

Selain fasilitas-fasilitas tersebut, FB juga menyediakan fasilitas untuk ‘menulis’ di fitur Notes (Catatan) yang penggunaannya mirip dengan menulis di blogatau lebih tepatnya seperti menulis e-mail. Di samping itu juga ada fasilitas chat atau percakapan dengan perantaraan teks yang bisa dimanfaatkan oleh anggota grup bila menghendaki komunikasi secara sinkron dengan sesama anggota grup, dalam hal ini antar siswa/mahasiswa  atau antara siswa/mahasiswa dengan guru/dosen.

Marilah kita mulai memanfaatkan facebook sebagai salah satu sarana penunjang pembelajaran di luar kelas sebagai langkah positif dan antisipatif terhadap dampak yang kurang baik dari medsos ini. Pembelajaran luar di kelas melalui FB pasti akan lebih menyenangkan dan peserta didik bisa lebih termotivasi karena alat/media yang digunakan sudah sangat familiar di kalangan mereka.

 

Iklan

2 pemikiran pada “Pembelajaran via Facebook Group (Group FB)

  1. Menurut saya Facebook selama ini kesannya lebih banyak sekedar untuk senang-senang saja selain tempat keluh kesah pribadi juga untuk ajang “narsis ria” dengan memajang foto-foto selfie. Dengan update status seolah pemilik akun adalah orang paling eksis di dunia maya. Selain itu facebook selama ini juga hanya sekedar menjadi sarana untuk saling sapa antar teman lama, ajang reuni dan saling tukar menukar informasi hingga iklan jual-beli. Jika benar-benar bisa dimaksimalkan untuk pembelajaran tentunya akan lebih banyak bermanfaat lagi.
    Nur Halim Sumirat NIM 14913132

  2. Betul pak Halim…kini setelah tau kegunaannya, tinggal mau g kita memanfaatkannya dalam menunjang pembelajaran, mengingat FB sudah dikenal luas di kalangan peserta didik…tp sy blm tau tingkat keterlaksanaannya (efektif tdk) jika diterapkan di tingkat SD?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s