BERJEJARING MELALUI BLOG DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF

Pada hakikatnya, teknologi informasi (TI) adalah proses untuk mendapatkan nilai tambah (added value). Dalam proses pembelajaran, penggunaan TI sangat membantu guru malaksanakan tugasnya. Di sisi lain dalam penyampaian menggunakan media, maka guru dapat menambah kemampuan untuk lebih kreatif dan produktif serta merubah orientasi kegiatan belajar mengajar dari guru sebagai sumber belajar ke arah orientasi belajar siswa aktif, dengan mencari informasi berbabagi sumber media dan memanfaatkan teknologi yang tersedia.

Dalam penelitian mengenai profil pengguna internet di Indonesia tahun 2012, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melaporkan penetrasi pengguna internet di Indonesia adalah 24,23% (APJII, 2012). Selanjutnya survey di tahun 2014 menunjukkan penetrasi pengguna internet di Indonesia adalah 34.9%. Hal ini menunjukkan penggunaan internet di Indonesia terus meningkat. Masih menurut survey tersebut, jumlah pengguna internet di Indonesia tahun mencapai 88 juta orang hingga akhir tahun 2014. Berdasarkan populasi, jumlah pengguna Internet terbanyak adalah di provinsi Jawa Barat sebanyak 16.4 juta, diikuti oleh Jawa Timur 12.1 juta pengguna dan Jawa Tengah 10.7 juta pengguna.

Dengan penetrasi internet yang semakin pesat, mau tidak mau seorang guru harus mempunyai alternatif pembelajaran kepada peserta didiknya. Hasil penelitian APJII mengkonfirmasi bahwa secara total mayoritas pengguna internet adalah kalangan usia 15-25 tahun (50%) dan yang menggunakan internet melalui telpon selular sebanyak 60% di usia (18-25 tahun). Fakta ini diperkuat dengan perkembangan telpon seluler dan smartphone yang menyediakan beragam fitur aplikasi media sosial (Social Media), antara lain facebook, instagram, twitter, LinkedIn, dan lain-lain.

Media Sosial dan Sejarah Ringkas WeBlog

Jika kita mencari definisi media sosial di mesin pencari Google, dengan mengetikkan kata kunci “social media meaning”, maka Google menampilkan pengertian media sosial sebagai “websites and applications used for social networking” –website dan aplikasi yang digunakan untuk jejaring sosial. Maksudnya adalah saluran atau sarana pergaulan sosial secara online di dunia maya (internet). Para pengguna (user) media sosial berkomunikasi, berinteraksi, saling kirim pesan, dan saling berbagi (sharing), dan membangun jaringan (networking).

Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Dalam literatur online disebutkan, “On Dec. 17, 1997, Jorn Barger became the first person to use the term “weblog” to describe his collection of links logged from the internet.” Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri (http://www.romelteamedia.com/2014/08/sejarah-blog-penemu-istilah-dan-blogger.html)

Namun, “status” Barger sebagai blogger pertama “gugur” dengan ditemukannya fakta bahwa sebelumnya, pada Januari 1994, seorang mahasiswa yang kemudian jadi wartawan Amerika, Justin Hall, membuat website pribadi “Justin’s Home Page” yang kemudian berubah menjadi “Links from the Underground”. Kreativitasnya itu membuat Hall dikenal sebagai perintis blogger (pioneer blogger). Saat menjadi mahasiswa Swarthmore College, Justin membuat website pribadi “Justin’s Links from the Underground” yang berisikan daftar link.  Pada Desember 2004, New York Times Magazine menjuluki Justin Hall sebagai “pendiri blog pribadi” (the founding father of personal blogging). Bisa dikatakan, sebagai “kompromi”: Jorn Barger adalah penemu istilah blog dan Justin Hall merupakan blogger pertama.

Secara garis besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen (file-file Word,PDF,dll), gambar ataupun multimedia. Para pembuat blog dinamakan Blogger. Istilah blog dipopulerkan oleh Peter Merholtz tahun 1998. Pendiri Open Diary yang merupakan diary online para penulis di seluruh dunia yang kemudian juga memiliki layanan blog. Open Diary juga memberikan kontribusi besar dalam sejarah weblog dan blogging. Blog kian populer ketika Pyra Labs menghadirkan platform blog Blogger pada Juli 1999 yang diakuisisi oleh Google akhir tahun 2002. Setelah kemunculan Blogger, penyedia blog gratis lainnya bermunculan hingga saat ini, termasuk WordPress (http://www.romelteamedia.com).

Melalui Blognya, kepribadian Blogger menjadi mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang di pilih dan isu-isu didalamnya. Oleh karena itu Blog bersifat sangat personal. Perkembangan lain dari Blog, yaitu ketika Blog memuat tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain.

Saat media sosial seperti Facebook dan Twitter hadir, blog tetap bertahan. Bahkan, belakangan ini banyak portal berita (news portal) atau situs berita menggunakan blog sebagai basis pembuatan situsnya, berkat fasilitas “Custom Domain” yang disediakan blogger (http://www.romelteamedia.com).

Pemanfaatan Blog dalam Pembelajaran

Salah satu jenis media sosial yang populer dan dapat digunakan dalam pembelajaran adalah “blog”, yang telah berkembang pesat dan menjadi tren untuk pembelajaran berbasis blog. Ada beberapa kelebihan dari blog untuk di mamfaatkan sebagai media E-learning, yaitu: Pertama, pembuatan blog sangat mudah (mudah dipelajari); kedua, pengelolaan untuk update tulisan, materi, hapus dan sebagainya sangat mudah;  ketiga, tersedia gratis (wordpress, multiply.com, blgspot.com); dan keempat, mempunyai fasilitas mendekati Moodle. Menurut Dr. R. Teduh Dirgahayu dalam perkuliahan Teknologi Informasi Pembelajaran (4/1/2016), manfaat blog dapat memungkinkan penerapan pembelajaran secara mandiri, informal, kolaboratif, meningkatkan keterampilan komunikasi, membaca dan menulis, serta keterampilan berpikir dan refleksi.

Pandangan tersebut didasarkan pada artikelnya Silvia Tolisano yang berjudul “Blogging as Pedagogy: Facilitate Learning” (http://langwitches.org/blog/2014/06/03/blogging-as-pedagogy-facilitate-learning, June, 3 2014).  Hal ini dikarenakan area pembelajaran berbasis blog meliputi empat domain utama, yaitu: 1) Membaca (reading), 2) Menulis (writing), 3) Refleksi (reflecting), dan 4) Berbagi (sharing).

Dengan demikian, dalam pemanfaatan pembelajaran berbasis blog, guru harus juga terlibat dalam penyediaan konten yang bermanfaat dan up to date. Peran guru dalam membangun kultur pembelajaran melaui blog sangatlah penting. Motivasi setiap siswa untuk menuangkan gagasannya melalui blog tidaklah terlepas dari dukungan guru sebagai pengajar. Guru juga dapat mengarahkan diskusi dan komentar-komentar tentang materi atau tulisan yang sudah dibuat oleh para siswanya. Selain itu, guru juga dapat menyampaikan materi atau tugas melalui blog sehingga memudahkan penyebaran informasi.

Pemanfaatan media blog mestinya tidak hanya aksidental ketika ada kegiatan yang menghambat terjadinya interaksi langsung guru dan peserta didik di sekolah. Dalam lingkup Sekolah Menengah Kejuruan, biasanya ada program kegiatan prakerin (praktek kerja industri) atau PKL yang dilakukan siswa kelas XI. Siswa yang sedang prakerin tetap mendapatkan materi dan tugas terstruktur dari guru, padahal siswa yang prakerin biasanya tersebar di beberapa daerah yang lokasinya jauh dari sekolah. Beberapa kendala misalnya, untuk mengumpulkan tugas-tugas saja harus on the spot datang ke sekolah menemui guru. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran elektronik berbasis blog untuk kemudahan peserta prakerin.

Blog memberikan sebuah peluang agar kegiatan belajar lebih menarik dan interaktif. Melalui blog, sumber-sumber materi yang relevan dapat dipublikasikan ke seluruh penjuru sehingga bisa diakses oleh siapa pun. Dengan begitu, kesulitan siswa dalam mengumpulkan sumber-sumber informasi yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran dapat diatasi. Sehingga tidak berlebihan kiranya, blog merupakan salah satu media pembelajaran yang strategis untuk meningkatkan proses pembelajaran yang aktif dan interaktif.

Iklan

4 pemikiran pada “BERJEJARING MELALUI BLOG DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF

    1. Di sekolah saya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran belum dioptimalkan pak, apalagi blog guru dan peserta didik sebagai media interaksinya. Tp mengenai efektifitas pemanfaatan TIK, apapun bentuk dan medianya.. saya pikir berkorelasi dan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik.

  1. Wau.. AMAZING>>> pak Amali!
    Pemanfaatan blog untuk media pembelajaran menurut saya sangat tepat dan bahkan sudah menjadi keharusan bagi para guru untuk memiliki Blog. sesuai dengan artikel yang pak Amali sampaikan diiatas manfaat blog bagi siswa sangat luar biasa, para guru bisa intreraktif dengan siswa dengan memberikan hal-hal yang terkait dengan pembelajaran sehingga siswa bisa melihatnya pada saat dimanapun. kemudian siswa juga bisa bertanya atau koment terhadap materi guru yang diposting tanpa merasa sungkan dan malu karena antara siswa dan guru yang bersangkutan tidak berhadapan langsung.
    Namun perlu diingat bahwa kelemahan saya dan guru-guru lainnya, yang kurang mempunyai sens menulis yang bagus, biasanya penyakitnya adalah copy paste dari artikel sebelah.. alangkah baiknya kalau kita membiasakan menuangkan ide gagasan mengalir dan tertulis rapi lewat media blog ini. Good LUCK !!!!!!!

    Achmad Arifudin/14913116

    1. Betul sekali pak Udin..harus lebih keras mebiasakan diri menuli. Tp menurut sya bagus koq di blog nya njenengan..ada sisi lain yang ditonjolkan, yaitu powerpoint mania…hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s